Jurus Ampuh Lulus Ujian Nasional 2012

Tahun 2012 jadikan sebagai tahun kemenangan bagi anda. Terutama untuk anda yang saat ini duduk di kelas 6 SD, 9 SMP dan 12 SMA. Ada tujuan yang harus terpenuhi, Yaitu sukses dan lulus Ujian Nasional. Terlepas adanya pro dan kontra , perlu tidaknya dilakukan Ujian Nasional, Insya Allah, Departemen pendidikan nasional tetap saja akan menyelenggarakan Ujian Nasional pada bulan Maret/April 2012.Mau tidak mau, suka tidak suka, semua siswa harus melewati UN. Bagaimana caranya supaya sukses ? dapat lulus, dan bahkan dapat nilai yang tinggi. Berdasarkan pengalaman, ada kiat-kiat yang perlu diperhatikan setiap siswa. Insya Allah, manjur, dan sudah dibuktikan oleh banyak pihak. Sebenarnya, tidak begitu sulit. Asal ada kemauan dan sedikit pengorbanan.

Pertama, kenali 5 Penyebab Kepanikan
1. Merasa kurang siap
Pelajaran sekolah dari kelas 1 sampai kelas 9 SMP dan 12 SMA  dianggap sangat banyak, oleh sebagian siswa, apalagi kalau selama ini kurang belajar dengan baik. Belajar hanya ketika ulangan umum. SKS, sistem kebut semalam. Sebenarnya kekurangsiapan ini bisa diatasi dengan cara membuat jadwal pribadi untuk mencicil setiap pelajaran. “Tetesan air hujan lama kelamaan akan memenuhi ember juga”.
2. Merasa tidak mampu
Jika anda yakin bisa, maka anda pasti bisa, begitu kata orang bijak. Kadang perasaan tidak mampu ini menghasilkan hal terburuk : malas belajar. Karena berpikir, untuk apa belajar ? saya tidak akan mampu mengerjakan soal sesulit itu. Solusinya, tanamkan keyakinan bahwa anda sebenarnya mampu.
Kalau anda mampu untuk membaca novel atau komik selama 1 jam, tentu anda juga seharusnya bisa membaca buku selama 1 jam. Kalau anda mampu memenangkan setiap game yang sulit di komputer, seharusnya anda juga mampu memahami rumus-rumus matematika. Kuncinya letak di hati, apakah anda mencintai pelajaran atau tidak ? apakah rumus rumus itu anda anggap penting untuk dipelajari atau tidak ? Jadikanlah pekerjaan soal-soal itu adalah kesenangan dan keasyikan tersendiri, sama halnya ketika anda membaca komik, main game, main futsal. Tanamkan keyakinan “Saya adalah siswa yang mampu”, kalau di luar belajar saya mampu, kenapa di dalam belajar tidak ?
3. Trauma tahun lalu
Tahun lalu ada yang tidak lulus? Benar. Tapi tahun sekarang beda dengan tahun lalu. Anda harus berpikiran positif: kalau tahun lalu ada yang tidak lulus, maka tahun ini saya yakin semuanya akan lulus, termasuk saya. Masa depan, tidak ada manusia yang tahu. Siapa tahu, dengan kesungguhan semua siswa, belajar setiap malam, belajar banyak buku soal, maka semuanya lulus.
Kekuatan berpikir positif akan berpengaruh besar pada semangat anda, konsentrasi anda, dan akhirnya mempengaruhi cepat atau lambatnya anda memahami suatu soal atau materi pelajaran. Maka sering-seringlah berpikir postif, jangan biarkan pikiran negatif membuat anda kalah sebelum bertarung.
4. Orientasi hanya nilai
Belajar jangan hanya mencari nilai, tapi carilah ilmu, maka nilai akan mengikuti dengan sendirinya. Jika anda hanya berorientasi pada nilai, maka hal ini bisa membebani pikiran anda. Akan bisa tertekan. Belajar pun menjadi tidak enjoy . Belajar untuk mencari ilmu, untuk mengasah kekuatan otak, bahkan supaya bernilai ibadah yang mendatangkan pahala. Semua ini akan memberi energi positif pada batin dan pikiran anda, percayalah.
5. Melupakan Tuhan
Keyakinan tertinggi adalah kepada Tuhan, Doa adalah obat ajaib untuk mengatasi kegelisahan. Setelah anda berusaha sebaik mungkin, saatnya anda pasrahkan semuanya pada kehendak Tuhan. Tuhan mendengar doa hambaNya, Tuhan akan memberi yang terbaik untuk hambaNya.
Kenali 5 Penyebab Kegagalan
1. Larut dalam kepanikan
Lebih baik menyalakan lilin, daripada mengutuk kegelapan. Begitulah kata kata yang bijak. Kepanikan tidaklah menyelesaikan masalah. Apakah dengan panik dan takut menghadapi UN, anda bisa lulus? Bukankah dengan panik berlebihan, anda akan semakin tertekan? serta tidak bisa melihat solusi yang seharunya dikerjakan. Kepanikan hendaknya bersifat positif, tatkala karena panik, anda semakin semangat untuk belajar dan berusaha, serta bersikap tenang terhadap datangnya hari Ujian.
2. Tidak mau belajar
Ibarat ingin mendapatkan Ikan, tapi tidak mau memancing. Sama halnya, ingin lulus ujian tapi tidak mau belajar, atau menggunakan cara cara yang tidak jujur. Setiap siswa hendaknya memahami, bahwa belajar itu berguna di kehidupan sebenarnya.
Belajar adalah proses multidimensi yang melibatkan kecerdasan Intelektual (Intellectual Quotient), kecerdasan Emosional (Emotional Quotient), dan juga kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient). IQ, EQ, dan SQ yang baik itu diperlukan untuk menghadapi samudra kehidupan yang penuh dinamika. Misalnya, setiap siswa dilatih untuk bersifat kritis, kreatif, dan cerdik dalam menyelesaikan soal-soal matematika. Di kehidupan sebenarnya, sifat kritis, kreatif, dan cerdik itu diperlukan untuk menyelesaikan berbagai problematika badai kehidupan, dari rumah tangga sampai permasalahan bangsa. Kesemuanya hendaknya bermuara pada IQ, EQ, dan SQ yang tangguh.
3. Menghabiskan waktu habis sia-sia
Sudah tahu ujian 3 bulan lagi, masih saja main bola setiap hari. Ini hendaknya disikapi dengan arif. Setiap siswa hendaknya memahami agenda mana saja yang perlu didahulukan/menjadi prioritas. Sebaiknya, waktu 3 bulan ini gunakan dengan baik untuk mengulang pelajaran tambahan di sekolah, setiap hari latihan soal-soal tahun lalu, dan menandai tipe soal seperti apa yang kita sering terkecoh / salah.
4. Tidak datang les di sekolah
Anda bukanlah seorang jagoan jika tidak datang les di sekolah. Tidak datang pelajaran tambahan menghadapi UN di sekolah, berarti anda pergi ke medan perang tanpa membawa senjata. Pelajaran tambahan itu penting, untuk melatih soal-soal UN yang diberikan guru. Satu hal yang menjadi penting, jagalah kondisi kesehatan anda. Minumlah susu dan vitamin jika perlu. Pagi hari belajar di sekolah, lanjut sore hari di sekolah untuk les tambahan. Rutinitas seperti ini biasanya cukup menguras tenaga. Jangan sampai anda sakit ketika ujian. Seimbangkan pola makan, pola istirahat dengan jam belajar. Olaharaga pagi juga membantu kebugaran badan.
5. Tidak mau bertanya
Malu bertanya, sesat di jalan. Pepatah kuno ini, tidak asing bagi kita. Kalau anda tidak memahami suatu bab , suatu soal, jangan khawatir. Anda memiliki guru guru yang hebat, teman teman yang cerdas. Dekatilah mereka, minta diajari. Jangan malu dan sungkan. Serta jangan merasa diri selalu hebat. Adakalanya kita membutuhkan bantuan orang lain. Sudah lumrah dalam kehidupan bersosial.
Terakhir, Inilah 5 Tips Sukses :
1. Percaya diri kamu bisa
Jangan takut menghadapi badai. Kalau kamu takut menghadapi UN, sebenarnya ada ribuan siswa juga yang memiliki perasaan yang sama. Jadi, kamu tidak sendiri. Saatnya, kerja besar ini, diawali dengan rasa percaya diri yang tinggi, atas kemampuanmu. Jika anda yakin bisa, maka anda pasti bisa. Yakinlah atas petolongan Tuhan. Berusahalah. Hadapi angin tornadonya.
2. Pelajari soal tahun lalu
Ini rahasia besar, soal UN itu begitu-begitu saja. Tidak ada yang banyak berubah dari tahun lalu. Hanya berubah dalam angka, cerita, nama, dan pilihan jawaban. Banyak kesamaan dan kemiripan. Saat ini, banyak beredar buku-buku Soal UN, tidak salah jika anda membeli 1 atau lebih. Kerjakan soal soalnya, lalu cocokkan jawabanmu dengan kunci di belakang buku. Tandai soal mana yang salah. Jadi, anda bisa ingat ketika membuka buku lagi, soal mana saja yang perlu anda perhatikan dan pelajari lebih dalam.
3. Cari kisi kisi soal
Ini juga rahasia besar, tidak semua topik pelajaran itu masuk dalam soal UN. Hanya topik-topik tertentu saja. Dengan mengetahui topik mana saja yang keluar, maka anda bisa menghemat waktu dan tenaga. Mudah kan ?
4. Belajar bersama teman
Penyakit semangat turun atau kantuk, biasanya menyerang siswa yang sedang belajar sendiri. Kalau sudah begini, solusinya anda bisa mengumpulkan teman-teman untuk membuat tim belajar bersama. Kelebihannya, anda bisa membangun semangat bersama, bisa saling mengingatkan jika mengantuk tanpa sebab, bisa saling diskusi kalau ada yang kurang paham. Ada banyak kelebihan jika belajar bersama, rasakanlah. Tapi, jangan sampai kebersamaan ini justru membawa penyakit baru : sibuk mengobrol, lupa belajar.
5. Tanya guru kalau tidak tahu
Idealnya, Guru adalah orang yang memahami setiap soal, bahkan soal sesulit apapun. Jadi, jika anda dan teman teman anda kesulitan pada soal tertentu. Segera minta bantuan pada guru dengan penuh hormat. Minta penjelasan langkah-langkah penyelesainnya.
Kalau ada, minta diajari cara praktis, ini penting untuk menghemat waktu, dikarenakan waktu ujian itu memiliki batasan. Jangan sampai anda nanti kehabisan waktu, karena cara yang terlalu lama. Tapi, tidak semua soal itu menggunakan cara praktis. Cara praktis terkadang menjebak juga, membuat bingung ketika berhadapan dengan soal yang dibuat beda tipenya. Jadi, sebelum paham cara praktis, pelajari dulu cara dasar menyelesaikan soal tersebut
Akhirnya, semoga tips di atas membantu anda. Pahami solusi ketiga hal besar di atas. Insya Allah anda akan lulus Ujian Nasional.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s