Kiat Sukses Menembus SPMB

Keberhasilan seseorang menembus SNMPTN tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kesiapan akademik, akan tetapi faktor mental, pengetahuan prosedur pendaftaran secara komputerisasi (Pendaftaran SPMB Online), bahkan strategi juga ikut menentukan. Kenyataan yang sering kita lihat, misalnya Ardi lulus SNMPTN sedangkan Ridho tidak, padahal secara akademik Ridho lebih pintar. Jawabannya ada dua kemungkinan, yakni kesalahan teknis/administratif atau kesalahan strategi.

Kesalahan teknis/administratif akan bersifat fatal. Salah mengisi data berarti kalah sebelum perang dimulai. Sebab itu data harus diisi dengan teliti, hati-hati dan benar. Ikutilah semua petunjuk yang ada dalam buku panduan SNMPTN dan jangan percaya pada saran/cara yang disampaikan oleh siapapun jika berbeda dengan apa yang diutarakan dalam buku panduan.

Strategi adalah rencana yang cermat dan efektif mengenai kegiatan, langkah dan metode untuk mencapai sasaran. Dengan demikian, strategy merupakan faktor yang dominan dalam meraih sukses. Kesalahan strategi bisa meliputi strategi belajar atau strategi memilih jurusan dalam SNMPTN.

Strategi Belajar Menjelang SNMPTN

Belajar secara efektif dan efesien

Cukup banyak metode belajar secara efektif dan efisien yang sudah dikenal. Misalnya, cara membaca dalam SQ3R yaitu Survey(penelitian pendahuluan), Question (membuat pertanyaan), Read (membaca), Recite (mengulang), dan Review (mempelajari kembali secara menyeluruh).

Langkah pertama

Buat program belajar untuk kurun waktu sekarang sampai SNMPTN, meliputi mata pelajaran yang akan di ujikan pada SNMPTN. Belajarlah setiap hari dan bagi waktu yang ada untuk memantapkan teori dasar, menghafal rumus-rumus dan mengerjakan soal-soal SPMB untuk setiap mata pelajaran. Lamanya waktu pelajaran setiap pelajaran tidak harus sama, tergantung pada penguasaan yang telah dimiliki untuk masing-masing pelajaran. Kemudian, buat ringkasan rumus-rumusnya. Materi yang diujikan pada SNMPTN sebagian besar berasal dari materi kelas 2 SMA. Kondisi ini mengharuskan para siswa menyiasati SNMPTN sejak dini.
Langkah kedua

Beli buku soal-soal dan pembahasan SNMPTN terbaru, kerjakan soal-soal SNMPTN tahun-tahun sebelumnya. Kerjakan dengan batas waktu tanpa melihat catatan, seolah-olah dalam keadaan test yang sesungguhnya. Setelah selesai, periksa jawaban dengan kunci yang disediakan pada buku. Jawaban yang salah atau kosong harus dikerjakan kembali, jika masih terbentur, jangan malu untuk bertanya ke orang yang tepat.
Langkah ketiga

Analisis soal-soal SNMPTN selama lima tahun terakhir, kemudian kelompokkan soal-soal untuk mendapatkan data statistik materi dan tipe soal yang paling sering muncul untuk setiap bidang studi. Atas dasar ini siswa bisa lebih mempertajam persiapan belajar terhadap topik-topik yang lebih besar kecenderungan keluarnya pada SNMPTN sehingga cara belajar akan efektif atau tepat sasaran.

Strategi Memilih Jurusan PTN

Inti dari strategi memilih PTN adalah menentukan pemilihan jurusan yang tingkat persaingannya sesuai dengan kemampuan akademik siswa. Disini diperlukan data klasifikasi PTN maupun jurusannya dan tingkat kemampuan akademik siswa yang bersangkutan. Masalah ini memang tidak sederhana karena data tersebut tidak dimiliki oleh umum. Dengan demikian, yang dapat dilakukan adalah memprediksi klasifikasi jurusan dan memprediksi tingkat kesiapan akademik (kemampuan) siswa.

Memprediksi klasifikasi jurusan

Klasifikasi tingkat persaingan pada jurusan dapat diperkirakan dari reputasi PTN-nya, data peminat dan daya tampung jurusan dimaksud dikaitkan dengan pengalaman siswa-siswi tahun sebelumnya tentang berapa kira-kira nilai SNMPTN siswa yang diterima pada jurusan tertentu. Hasil analisis seperti di atas dapat dituangkan dalam prediksi passing grade jurusan yang diinginkan.
Memprediksi tingkat kemampuan akademik

Memprediksi tingkat kemampuan akademik dapat dilaksanakan dengan membuat soal tes simulasi / try out dengan jumlah soal, tingkat kesulitan, waktu serta sistim penilaian yang sama dengan SNMPTN. Dengan mengikuti beberapa kali simulasi SNMPTN, siswa akan mengetahui nilai rata-rata yang diperoleh. Inilah yang menjadi acuan pemilihan jurusan.
Kiat menentukan pilihan jurusan

Menentukan pilihan jurusan menyangkut resiko berhasil atau gagal dan berkaitan dengan masa depan. Oleh sebab itu siswa harus menentukan sendiri keputusan yang diambil. Disini hanya digambarkan tentang komposisi pilihan yang sebaiknya dibuat. Meskipun passing grade setiap jurusan berubah setiap tahun, perlu kiranya diperhatikan data passing grade tahun-tahun sebelumnya. Pilihan pertama pada SNMPTN sebaiknya mempunyai passing grade yang tidak terlalu jauh dari nilai rata-rata hasil test simulasi/try out SNMPTN siswa yang bersangkutan. Sedangkan pilihan kedua, adalah jurusan yang passing grade-nya sekitar 5% hingga 10% lebih kecil dari passing grade pilihan pertama.

(sumber : http://seno008.blogspot.com)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s